Pada tanggal 21 Agustus 2025 merupakan hari pertama classmeet. Pada agenda ini OSIS berkolaborasi dengan Duta Anti Narkoba SMA Katolik Untung Suropati Krian mengadakan kegiatan classmeet untuk memperingati dan memeriahkan bulan Agustus yang merupakan bulan kemerdekaan bagi Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan serta jiwa nasionalisme pada setiap siswa SMAKUSKA. Dengan menanamkan nilai kebersamaan melalui serangkaian lomba yang diadakan, diharapkan dapat mempererat persaudaraan antar siswa SMAKUSKA. Selain itu, sikap cinta tanah air juga diharapkan dapat tertanam dalam diri setiap siswa dengan rasa persaudaraan yang erat serta munculnya kesadaran dalam diri untuk menjunjung tinggi sikap nasionalisme.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Pada hari pertama, berisi lomba-lomba yang sangat menyenangkan. Kegiatan diawali dengan ibadah pagi—merupakan suatu rutinitas yang dilakukan oleh seluruh warga SMAKUSKA sebelum menjalani aktivitas sehari-hari—kemudian dilanjutkan dengan senam pagi ceria. Senam ini dipimpin oleh OSIS, dan warga sekolah SMA Katolik Untung Suropati Krian tampak kompak dalam melakukan senam pagi tersebut. Setelah senam, siswa diberi waktu untuk beristirahat sejenak dan mempersiapkan diri untuk kegiatan selanjutnya, yaitu talkshow bersama BNN. Setelah istirahat, siswa diarahkan menuju aula di lantai tiga. Acara dibuka dengan penyambutan Duta SMA Katolik Untung Suropati Krian—antara lain Duta Budaya, Duta Anti Narkoba, dan Duta Sekolah—yang kemudian dilanjutkan dengan talkshow bersama BNN. Pewawancara dalam talkshow adalah Duta Anti Narkoba SMA Katolik Untung Suropati Krian, sedangkan narasumber berasal dari BNN (Badan Narkotika Nasional). Kegiatan ini berlangsung dengan baik.

Penyambutan oleh Duta Sekolah SMAKUSKA

Talkshow bersama BNN dan Duta Anti Narkoba
Talkshow dikemas dengan ringan meskipun memiliki topik yang cukup serius. Namun, pewawancara mampu membuat kegiatan berlangsung dengan menyenangkan, interaktif, serta efektif dalam berkomunikasi dengan narasumber. Setelah kegiatan talkshow berakhir, siswa diberi waktu untuk beristirahat sebelum melanjutkan kegiatan berikutnya, yaitu lomba News Anchor dan Pidato. Lomba ini juga dilaksanakan di lantai tiga, sehingga siswa diarahkan untuk kembali ke aula setelah waktu istirahat selesai. News Anchor dan Pidato berjalan dengan baik, kemudian dilanjutkan dengan Pemaparan Mading 3D. Setiap kelas diberi kesempatan waktu selama lima menit untuk menjelaskan filosofi dari mading yang telah dibuat. Karya mading 3D yang dibuat dari seluruh kelas sangatlah kreatif dan indah. Siswa mampu memanfaatkan barang-barang bekas menjadi karya yang indah serta berkesan bagi siapapun yang melihatnya. Setelah Pemaparan Mading 3D selesai, kegiatan selanjutnya adalah persiapan untuk lomba aktivitas fisik, di mana setiap panitia menyiapkan perlombaan dan peserta mempersiapkan diri untuk mengikuti serangkaian lomba yang telah diadakan
Berbagai perlombaan digelar untuk memeriahkan suasana kemerdekaan kali ini. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kelas, mulai dari kelas X hingga kelas XII. Memasuki siang hari, lapangan sekolah sudah dipenuhi semangat dan sorak-sorai siswa yang mendukung dan memeriahkan perlombaan dari siang hingga sore hari. Para siswa dari setiap kelas juga siap mengikuti rangkaian perlombaan di hari pertama dengan penuh keceriaan.
1. Tarik tambang putra
Lomba tarik tambang putra dimulai sekitar pukul 12.20 di lapangan sekolah. Suasana lapangan langsung dipenuhi sorakan dan dukungan dari para siswa yang memberi semangat kepada kelas masing-masing. Perlombaan berlangsung seru dan menegangkan, setiap tarikan tali diiringi teriakan penuh semangat. Tidak jarang peserta terjatuh karena kuatnya tarikan, namun hal tersebut tidak mengurangi semangat juang mereka hingga akhir pertandingan.
2. Tarik tambang putri
Usai istirahat, lomba tarik tambang putri dilaksanakan sekitar pukul 13.15. Pertandingan ini tidak kalah seru. Dengan kekompakan dan kerja sama, para peserta menunjukkan bahwa semangat juang tidak hanya dimiliki oleh para putra. Kekompakan menjadi kunci utama, ditambah dukungan penonton yang membuat suasana semakin meriah. Peserta yang terjatuh tetap bangkit kembali dengan semangat, disertai dukungan para penonton, sehingga membuat lapangan penuh dengan suasana semangat kemerdekaan.
3. Estafet balap karung, sendok kelereng, dan air zig zag
Lomba ini terasa sangat unik karena menggabungkan tiga permainan tradisional sekaligus dalam satu jalur estafet.
Menjelang sore, seluruh rangkaian kegiatan CM Kemerdekaan hari pertama selesai. Sekitar pukul 15.20, para siswa bersiap untuk pulang dengan wajah penuh senyum dan keceriaan. Meski lelah, para siswa tetap pulang dengan wajah bahagia karena kebersamaan yang tercipta sepanjang hari. Semangat kebersamaan yang tercipta hari itu menjadi bukti nyata bahwa peringatan kemerdekaan di SMAKUSKA juga menjadi sarana mempererat persaudaraan serta menumbuhkan jiwa sportivitas.

Beri Komentar