Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan kegiatan wajib yang dilakukan sekolah untuk memperkenalkan siswa baru kepada lingkungan sekolah, program, sarana, dan prasarana sekolah. Hal ini bertujuan agar siswa baru dapat mengenali suasana sekolah yang baru, serta membantu siswa beradaptasi agar dapat menumbuhkan motivasi serta semangat belajar dalam diri setiap siswa.

Pembagian kelompok saat Pra-MPLS, 11 Juli 2025
MPLS SMA Katolik Untung Suropati diselenggarakan pada tanggal 14–18 Juli 2025. Pada hari pertama MPLS, semua warga sekolah—dari kelas XI-1, XI-2, XII-1, XII-2, para siswa baru, serta para guru—melaksanakan apel pembukaan MPLS. Kepala SMA Katolik Untung Suropati Krian, John Frans Ario Birowo S.Pd, menyampaikan selamat datang dan memberi semangat terutama pada siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan pembelajaran yang baru. Belia juga berpesan untuk berteman dengan sehat tanpa memilih, terutama hingga berakhir pada perundungan. Setelah apel berakhir, seluruh siswa baru yang sudah mempersiapkan untuk membawa burung dari rumah diarahkan untuk membentuk lingkaran besar yang kemudian diikuti oleh kelas XI dan XII yang melingkari para siswa baru. Seluruh warga sekolah berkumpul di tengah lapangan sekolah dengan kompak. Lalu, para siswa baru kemudian dengan serentak melepaskan genggaman mereka terhadap burung-burung yang dibawa. Burung-burung terbang bebas di langit, membuat suasana pagi seluruh warga SMA Katolik Untung Suropati Krian dihiasi dengan keindahannya. Suara tawa terdengar di lapangan, senyuman manis menghiasi wajah setiap orang disitu, sebuah awalan baru telah dimulai.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ibu Fransiska Poeitryka Amelia Paskalani, S.Pd di lantai tiga, aula. Pada sesi ini, para murid diajak untuk berbagi cerita tentang harapan dan kekhawatirannya menjadi murid baru dan mendiskusikan solusinya dengan pohon harapan dan pohon solusi. Terdapat beragam harapan yang dituliskan, namun didominasi oleh keinginan untuk dapat berbaur serta memiliki teman banyak dan baru, menunjukkan sifat manusia yang membutuhkan manusia lain di hidupnya. Pada sesi ini, para murid diajarkan untuk menghadapi rasa ketakutannya dengan sebuah harapan yang dimiliki untuk terus maju ke depan. Lalu, sesi selanjutnya disampaikan oleh Bapak John Frans Ario Birowo, S.Pd. Pada sesi ini, murid dikenalkan Visi, Misi, Program dan Budaya Satuan Pendidikan agar memahami dan menghargai fungsi satuan Pendidikan sebagai tempat pembelajaran dan pengembangan diri.
Setelah itu, para murid diberi waktu untuk istirahat. Setelah waktu istirahat habis, para murid diajak untuk mengelilingi sekolah agar lebih mengenali lingkungan belajar beserta dengan fasilitas sekolah. Selain itu, para murid juga dibimbing dan diberi penjelasan tentang setiap ruangan di sekolah. Kegiatan di hari Senin ini berakhir dengan refleksi, yang bertujuan untuk mengevaluasi kembali apa yang sudah didapatkan selama satu hari tersebut oleh para murid.
Momen ketika pelaksanaan apel pembukaan MPLS 2025/2026

Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan doa pagi dan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta kegiatan senam Anak Indonesia Hebat. Seluruh warga sekolah berkumpul dan dengan kompak menyanyikan lagu kebanggaan Indonesia, serta melaksanakan senam dengan ditemani oleh sinar matahari pagi yang cerah. Setelah kegiatan senam selesai, para murid diarahkan untuk menuju ke aula lantai tiga karena akan ada pemaparan materi. Pemaparan materi yang pertama diberikan oleh Ibu Astutiningsih Anggaeni, S.Pd, pada sesi ini murid dikenalkan kepada 8 Profil Lulusan yaitu Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, Kewargaan, Penalaran, Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, dan Komunikasi. Lalu, pada sesi yang kedua disampaikan oleh Ibu Yoviana Serentiana Papa, S.Pd, pada sesi ini murid diajak untuk mengidentifikasi dan memahami potensi diri melalui analisis SWOT sederhana.
Bel istirahat berbunyi, menandakan bahwa sesi kedua berakhir dan saatnya istirahat. Setelah waktu istirahat berakhir, dilanjutkan dengan sesi bersama Ibu Hana Kireina Bentriska, S.Pd. Pada sesi ini, murid dikenalkan dengan OSIS, MPK, Kepaduan, dan Ekstrakurikuler untuk dihubungkan dengan minat dan bakatnya yang telah dieksplorasi. Sesi selanjutnya disampaikan oleh Ibu Neneng Marlina, S.Pd, pada sesi ini murid diperkenalkan cara belajar yang efektif dan menyenangkan dengan metode pembelajaran mendalam (deep learning), tujuannya agar murid dapat melakukan pembelajaran secara mendalam namun tanpa tekanan. Kegiatan MPLS hari kedua berakhir dengan melakukan refleksi tentang apa saja yang sudah didapatkan oleh para murid selama satu hari berkegiatan.

Penyampaian materi oleh Ibu Astutiningsih Anggaeni, S.Pd
3. Hari Ketiga MPLS
Pada hari ketiga, kegiatan diawali dengan doa pagi serta menyanyikan lagu Indonesia Raya lalu dilanjutkan senam Anak Indonesia Hebat. Setelah kegiatan pagi berakhir, para murid baru akan melanjutkan kegiatan PBB yang akan dipimpin oleh PASMAKA dan OSIS di lapangan sekolah. Hal ini bertujuan untuk memberi dasar baris-berbaris kepada murid baru, serta memberikan nilai disiplin pada baris-berbaris. Setelah pelatihan selesai, dilanjutkan dengan sesi materi di aula lantai tiga yang disampaikan oleh Bapak Erwin Kurnianto, S.Pd. Pada materi yang disampaikan oleh Bapak Erwin Kurnianto, S.Pd, murid dikenalkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dengan bernyanyi, beraksi dan simulasi catatan harian. Hal ini bertujuan untuk membentuk karakter dan gaya hidup yang seimbang pada anak-anak agar menjadi pribadi yang sehat, cerdas, disiplin, serta bertanggung jawab. Setelah sesi ini berakhir, para murid diberi waktu istirahat.
Setelah waktu istirahat berakhir, dilanjutkan dengan sesi materi bersama Ibu Hylda Gusti Ina Simanjuntak, M.Pd yang membahas mengenai Lingkungan Belajar Aman, Nyaman dan Menggembirakan. Pada sesi ini, murid diajak untuk berdiskusi dengan membedakan lingkungan nyaman dan lingkungan menggembirakan. Hal ini juga bertujuan untuk pencegahan kekerasan yang dapat terjadi dimanapun, sehingga merupakan bentuk antisipasi agar murid dapat menemukan kenyamanan dan suasana belajar yang menggembirakan. Lalu, pada sesi materi terakhir disampaikan oleh Duta Anti Narkoba SMAKUSKA mengenai Bahaya NAPZA. Disini, murid diajak menonton film terkait Bahaya Narkoba, membedakan mitos dan fakta serta membuat pohon komitmen bersama. Hal ini bertujuan untuk mengedukasi para murid mengenai bahaya dari narkoba serta pencegahan isu NAPZA.
Kegiatan berakhir dengan melakukan refleksi mengenai apa yang sudah dilakukan selama satu hari, beserta dengan apa yang sudah didapatkan oleh para murid, yaitu sebagai bentuk evaluasi bersama.

Pelaksanaan senam Anak Indonesia Hebat bersama
4. Hari Keempat MPLS
Pada hari keempat, kegiatan dimulai dengan melakukan doa pagi yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta senam Anak Indonesia Hebat. Seperti biasa, setelah senam berakhir, para murid dengan tertib dan rapi menuju aula lantai tiga untuk sesi materi yang akan didapatkan. Sesi pertama disampaikan oleh Koramil mengenai Bahaya Judi Online, murid diajak untuk menonton film ”Kemenangan Sejati” dan refleksi kegiatan agar meningkatkan kesadaran dan dampak yang diakibatkan oleh Judi Online. Hal ini bertujuan untuk memberikan edukasi maupun wawasan kebangsaan serta pencegahan Isu Judi Online, terutama pada kalangan remaja yang memiliki potensi besar untuk melakukan hal-hal yang asing dan menantang.
Lalu, sesi selanjutnya disampaikan oleh Ibu Hana Kireina Bentriska, S.Pd mengenai Tata Tertib Sekolah dan Etika Berkomunikasi. Pada materi ini, murid dijelaskan mengenai tata tertib sekolah dan sanksi poin serta cara berkomunikasi dengan teman ataupun guru. Hal ini bertujuan untuk membentuk kepribadian murid yang disiplin dan berkarakter positif, baik ketika berinteraksi dengan teman, guru, maupun orang tua dan masyarakat. Saat bel istirahat berbunyi, menandakan bahwa waktu untuk beristirahat, sesi berakhir. Setelah waktu istirahat berakhir, dilanjutkan dengan Duta Anti Narkoba SMAKUSKA yang memberikan sebuah materi mengenai NAPZA, bahaya penggunaanya, dan pencegahan dari isu tersebut.
Dilanjutkan dengan sesi bersama Ibu Niyah Asiwatin Sifa, S.Pd & Bapak Hironimus Puji Santoso, S.Pd, pada sesi ini merupakan kegiatan peduli lingkungan sekolah. Murid diajak untuk melakukan kegiatan sosial dan lingkungan seperti menanam pohon, memilah sampah, hingga membersihkan satuan pendidikan. Ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa peduli lingkungan dan peduli kebersihan dalam diri siswa, sehingga terciptanya rasa empati beserta simpati terhadap sesama maupun lingkungan. Kegiatan berakhir dengan refleksi berupa evaluasi mengenai kegiatan satu hari dan apa yang didapatkan oleh setiap murid selama berkegiatan.
Momen ketika pembersihan lingkungan bersama para murid saat sesi Ibu Niyah dan Bapak Puji
5. Hari Kelima MPLS
Pada hari kelima, kegiatan seperti biasa dimulai dengan doa pagi yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan senam bersama Anak Indonesia Hebat. Namun, pada hari terakhir MPLS ini, setelah kegiatan senam berakhir para murid tidak melanjutkan kegiatan untuk sesi materi, melainkan kegiatan outbond. Pada kegiatan ini, terdapat serangkaian permainan yang dibagi menjadi enam pos dengan enam macam permainan, pada akhir permainan seluruh tim akan diberi pertanyaan untuk dijawab, namun tim yang tidak bisa menjawab akan dilempar balon berisi air. Seluruh murid tampak sangat senang dan menikmati waktu bersama saat outbond yang berisi banyak permainan dan hukuman akhir yang menyenangkan, setiap wajah dihiasi dengan senyuman yang manis, tawa terdengar ketika seluruh tim yang tidak mampu menjawab dilempari air.
Semua murid tampak sangat bahagia dan menyukai sesi pembelajaran di luar ruangan, terlihat dari cara mereka bekerja sama dengan tim namun tetap adil dan bermain jujur. Kegiatan yang satu ini memberikan kesan yang sangat mendalam bagi para murid. Setelah sesi tersebut berakhir, para murid diberi waktu untuk mengeringkan diri dan berganti pakaian mereka yang basah. Sesi berikutnya merupakan pemaparan materi yang disampaikan oleh Ibu Hylda Gusti Ina Simanjuntak, M.Pd, mengenai bagaimana penggunaan internet dan media sosial yang sehat dan pengawasan penggunaan gawai (screen time). Hal ini bertujuan agar murid dapat menggunakan internet sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan, sebagai bentuk antisipasi dampak negatif dari penggunaan internet maupun handphone yang berlebihan.
Sesi selanjutnya adalah oleh Ibu Fransiska Poeitryka Amelia Paskalani, S.Pd, pada sesi ini murid diberi waktu untuk mengerjakan Asesmen MPLS Ramah untuk Literasi Membaca dan Numerasi. Setelah semua sesi materi berakhir, murid diberi waktu untuk dinamika kelompok dan persiapan untuk penampilan kelompok yang sudah dipersiapkan dari hari-hari sebelumnya. Setelah penampilan berakhir, dilanjutkan oleh Ibu Neneng Marlina, S.Pd mengenai Apresiasi dan Komitmen Pengembangan Diri. Kegiatan MPLS berakhir dengan apel penutupan oleh Bapak John Frans Ario Birowo, S.Pd yang menandakan berakhirnya kegiatan MPLS ini.
Kegiatan MPLS 2025/2026 di SMAKUSKA berlangsung dengan baik dan hangat, banyak kenangan yang dibuat dan diukir bersama-sama. MPLS ini akan menjadi suatu pengalaman yag berkesan serta membekas yang menyenangkan. Melalui kegiatan ini, sikap disiplin, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab ditanamkan dalam diri setiap siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap murid bisa beradaptasi dengan baik secara positif di lingkungan sekolah yang baru dan suasana belajar yang baru.

Beri Komentar